Top

5 Tips untuk Memperkuat Kesehatan Mental Anak

Oleh Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

  |  

12 Sep 2022

  |  

Parenting

Kesehatan mental anak perlu dijaga setiap hari. Anak yang memiliki kesehatan mental yang baik, akan lebih bisa merasakan kebahagiaan di masa kecilnya. Selain itu, proses tumbuh kembangnya juga akan lebih maksimal.

Sherri Gordon, seorang pakar parenting, berpendapat bahwa anak yang memiliki kesehatan mental yang baik di masa kecil akan mengalami perkembangan karakter dan emosi yang optimal, memiliki keterampilan bersosialisasi yang sehat, dan memahami cara mengatasi masalah. Anak yang sehat secara mental akan memiliki kualitas hidup yang baik dan dapat melaksanakan tanggung jawabnya. Baik itu di rumah, sekolah, maupun di komunitasnya.

Orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk dapat menjaga kesehatan mental anak. Orang tua perlu menjadi sosok yang melindungi, menjaga, dan membimbing agar buah hatinya bisa mengatasi setiap persoalan yang dihadapi. Lalu bagaimana caranya menjaga kesehatan mental anak? Simak ulasan berikut ini!

1. Berikan Waktu Anak untuk Bermain

Bermain adalah bagian dari kehidupan anak yang tidak dapat dipisahkan. Bila anak hanya sibuk dengan perangkat komunikasinya, orang tua bisa mengarahkan anak untuk bisa mengatur waktu dan meminta anak melakukan kegiatan berolahraga atau bermain bersama teman. Waktu terbaik melakukan kegiatan bermain adalah pagi hari atau sore hari.

Orang tua juga perlu mengajak anak melakukannya di luar rumah atau di luar ruangan, misalnya dengan mengajak anak bersepeda, bermain sepak bola, kejar-kejaran, dan lainnya. Kegiatan bermain juga bisa dilakukan di dalam ruangan. Misalnya dengan bermain balok, puzzle, atau aneka board-game.

2. Tunjukkan Kasih Sayang yang Tulus

Anak-anak mampu merasakan kasih sayang yang tulus dari orang tuanya. Anak biasanya akan merasakan kedamaian hati dan kegembiraan saat bersama dengan orang tua. Anak tidak akan menunjukkan rasa takut, rasa segan yang berlebihan, rasa khawatir, atau perasaan negatif lainnya ketika menjalani hari bersama orang tua.

Orang tua perlu menunjukkan kasih sayang di setiap saat, termasuk saat si kecil melakukan kesalahan. Orang tua harus mampu memaafkan kesalahan anak dengan setulus hati dan memberikan nasihat yang baik tanpa melibatkan amarah ataupun emosi negatif lainnya.

Selain itu, orang tua juga harus memahami cara memotivasi saat anak mengalami kegagalan atau keterpurukan. Kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa memberikan dampak yang positif bagi kesehatan mental anak.

3. Menjaga Pola Makan Anak

Kualitas gizi makanan yang dikonsumsi anak sangat mempengaruhi kesehatan tubuh dan mental anak. Pastikan si kecil mengonsumsi makanan yang mengandung:
- Karbohodrat (Misalnya: nasi dan roti)
- Lemak (Misalnya: telur, alpukat, dan daging)
- Protein (Misalnya: ikan, kacang-kacangan, keju, dan susu)
- Vitamin (banyak terkandung di dalam aneka sayur dan buah)
- Mineral (air putih minimal 8 gelas sehari)

Anak yang mengonsumsi makanan bergizi cenderung lebih mampu mengontrol emosinya dan memiliki suasana hati yang lebih baik.

4. Menciptakan Suasana Rumah yang Nyaman

Kenyamanan sebuah rumah tidak hanya dilihat dari keindahan bangunan, kerapian ruangan, atau semaraknya dekorasi yang ada di dalam rumah. Tapi juga dilihat dari bagaimana orang tua menciptakan suasana yang nyaman secara emosional.

Orang tua perlu melakukan banyak hal agar buah hatinya merasa dicintai dan diperhatikan, misalnya dengan memuji anak saat melakukan suatu hal yang baik atau memberikan apresiasi saat anak berhasil mencapai sesuatu yang baik. Hal sederhana tersebut bisa memberikan efek positif di dalam jiwa anak, yaitu kebahagiaan dan semangat.

Orang tua juga perlu berusaha menjalin komunikasi yang baik dengan anak. Selain untuk memupuk kedekatan orang tua dan anak, jalinan komunikasi tersebut juga akan membantu anak dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di hidupnya, mulai dari persoalan-persoalan yang sederhana sampai persoalan yang rumit.

5. Membangun Kepercayaan Kepada Anak

Membangun kepercayaan kepada anak memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bila kepercayaan sudah dibangun dengan baik, orang tua bisa memberikan keleluasaan kepada anak untuk melakukan banyak hal tanpa adanya pengawasan yang terlalu ketat dari orang tua. Misalnya dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain sendiri, membantu ibu memasak, membantu ayah mencuci mobil, dan kegiatan lainnya.

Hubungan saling percaya antara orang tua dan anak dapat membantu anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.

Bila 5 hal di atas diaplikasikan dengan baik, anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal secara fisik dan mental. Ia juga semakin bisa menikmati masa-masa indahnya di usia kanak-kanak tanpa harus mengalami gangguan mental yang berarti.


Sumber Referensi:

1. Gordon, S. (2022). How to support your childs mental health [1]

2. Mental Health America. (2002). What every child needs good mental health [2]

 

Bagikan artikel ini

Author :

Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

Kak Zepe adalah pencipta lagu edukasi, pengajar di SD Olifant Sleman DIY, dan penulis artikel edukasi dan parenting.