NEWS

Educa Studio Mengenalkan Marbel dan The Heritage of Batik dalam program Daddy’s Day Out yang diselenggarakan oleh Tim Lifelong Edutrip

Kota Salatiga, Sabtu 21 April 2018 Educa Studio berkesempatan mengisi acara Daddy’s Day Out yang diselenggarakan oleh Tim Lifelong Edutrip, cabang unit usaha dari Yayasan Jarimatika Indonesia. Yayasan Jarimatika Indonesia juga merupakan pemiliki sekolah Lebah Putih Salatiga (School of life lebah putih). Lebah Putih adalah taman belajar bagi anak-anak usia TK dan SD, sekolah inklusi yang memanusiakan anak-anak karena semua anak berhak belajar sesuai dengan fitrahnya. Sedangkan Daddy’s Day Out adalah rangkaian acara 3 hari untuk menumbuhkan kedekatan ayah dan anak dalam bentuk camping dan jalan-jalan sambil belajar di Salatiga dan sekitarnya.

Program Daddy’s Day Out yang diikuti oleh 35 keluarga dari seluruh penjuru Indonesia yang memiliki anak usia 3 – 10 tahun. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari yang memiliki rangkaian acara sebagai berikut:
✅ Salatiga Heritage (menguak jejak sejarah Salatiga tempo dulu. Mulai dr bangunan tua, prasasti, cagar budaya, kuliner, dll)

✅ Jelajah Desa (beraktifitas bersama menyelami kehidupan desa, seperti menanam padi, mengolah potensi enceng gondok menjadi kerajinan bernilai jual, kuliner desa, dan menikmati view desa yang menarik karena hamparan sawah dekat dengan danau rawa pening dan gunung-gunung)

✅ Workshop Batik (berkunjung ke school of Life Lebah Putih sambil belajar bikin batik. Mulai dari membuat pola, mencanting, mewarnai, nglorot, dan pameran karya)

✅ Tecno Corner (sesi belajar teknologi dengan produsen game edukasi “Educa Studio)

Setelah belajar proses membatik selesai, peserta belajar mengenal kerajinan enceng gondok yang merupakan salah satu kerajinan khas Rawa Pening. Anak-anak dan Orangtuanya antusias dalam membuat kerajinan enceng gondok yang diawali dengan proses pemilihan enceng gondok yang bagus untuk dijadikan kerajinan, penjemuran, hingga proses penganyaman enceng gondok untuk dijadikan sebuah kerajinan yang indah dan bermanfaat.

Keseruan para peserta dalam mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Tim Lifelong Edutrip membuat para peserta larut dalam kebahagiaan dan keceriaan hingga tibalah saatnya Educa Studio bergabung bersama para peserta untuk berbagi keceriaan belajar sambil bermain melalui permainan interaktif atau game.

Acara tersebut dimulai pukul 20:00 WIB, Educa Studio dalam kesempatan kali ini mengenalkan Board Game terbarunya “The Heritage of Batik” yang sangat pas sekali dengan rangkaian acara belajar membatik di pagi harinya. Tim Educa Studio mengenalkan Board Game The Heritage of Batik kepada para peserta anak-anak yang berusia 7 – 10 tahun sedangkan untuk orang tua dengan anak usia 3 – 6 tahun Educa Studio mengenalkan game-game edukasi digital MARBEL yang ada di gadget atau ponsel pintar. Sekaligus melakukan sosialisasi manfaat positif bermain games melalui berbagai media baik media digital maupun non digital.

Educa Studio dalam kesempatan kali ini juga meyakinkan orangtua bahwa game, gadget, dan teknologi jika kontennya sesuai umur anak bisa memberikan dampak positif  bagi anak tersebut. Bahkan pemerintah Indonesia sendiri mengawasi peredaran game di Indonesia dengan IGRS, yakni Indonesia Game Rating System, dan saat ini hampir semua game Educa Studio sudah terdaftar dalam IGRS tersebut.Nah langsung saja kita simak keseruan anak-anak dan ayah mereka dalam bermain Board Game The Heritage of Batik dan juga game edukasi lainnya dari Educa Studio.

Pertama-tama anak-anak yang berusia 7-10 tahun dengan ayahnya anak dikelompokan setiap kelompoknya 4-5 orang. Untuk anak dengan usia 3-6 tahun akan didampingi oleh ayahnya dalam memainkan game edukasi digital MARBEL yang ada di gadget. Awal mula anak-anak dikenalkan Board Game The Heritage of Batik dengan Family Mode, dimana dalam proses permainannya bertujuan untuk menambah kedekatan antara anak dengan ayahnya, namun semakin lama antusiasme anak-anak semakin tinggi hingga akhirnya tim Educa Studio mengajak peserta untuk bermain dalam Competitive Mode. Di dalam mode ini setiap peserta memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memperoleh poin sebanyak-banyaknya namun lebih bervariasi karena lebih banyak pilihan kartu. Setelah Competitive Mode dijalankan keseruan semakin memecahkan suasana, semakin larut malam acara tersebut semakin meriah dengan adanya suara-suara tawa bahagia anak-anak dan ayah mereka, bermain sambil belajar melalui permainan keluarga.

 

Anak-anak yang didampingi orang tuanya memainkan game edukasi yang ada di gadget pun semakin terlihat suasana kehangatan dan keakraban mereka. Para Ayah terlihat begitu bersemangat dalam membimbing anak-anaknya. Antusias  anak-anak yang tinggi dalam bermain sambil belajar-pun membuat orang tua mereka merasa bahagia dan semakin bersemangat. Malam semakin larut, namun anak-anak yang memang memiliki jiwa bermain yang tinggi justru semakin bersemangat tidak mengenal waktu, hingga tiba saatnya acara selesai. Sebagian anak-anak masih ingin bermain dan enggan untuk menyudahi permainan tersebut. Namun karena waktu memang sudah malam dan mereka juga harus istirahat, maka dengan berat hati panitia harus menutup acara tersebut.

Acara sudah selesai dan saatnya anak-anak untuk istirahat, tentunya orang tua juga ikut beristirahat. Acara selesai… Semua berpamitan dan bersalam-salaman dengan harapan semoga bisa bertemu di lain waktu. Dan kami tim Educa Studio berterima kasih atas kesempatannya untuk dapat mengisi acara yang diselenggarakan oleh  Yayasan Jarimatika Indonesia dan Tim Lifelong Edutrip melalui program Daddy’s Day Out. Semoga di lain waktu kami bisa hadir bersama-sama kembali untuk berbagi banyak hal positif.

Terima kasih dan salam hangat,

Tim Educa Studio