Top

To Be a Productive Person

Oleh N. R. Heditya

  |  

10 Jan 2022

  |  

Culture

Pada masa sekarang ini dimana persaingan semakin ketat, setiap orang dituntut untuk menjadi produktif agar dapat mengikuti arus. Akan tetapi tidak semua orang paham makna "produktif" yang sebenarnya. Banyak yang menyamakan "sibuk" dan "produktif" padahal sebenarnya kedua kata tersebut sangat berbeda.

Menurut Charles Duhigg, produktifitas adalah menentukan beberapa pilihan dalam beberapa cara yang mengubah seseorang dari "hanya sibuk" menjadi "benar-benar produktif". Produktif yang dimaksud yaitu bagaimana memanfaatkan dengan sebaik mungkin sumber daya (baik itu tenaga, waktu, dan pikiran) untuk memperoleh hasil yang optimal, bukan seberapa sibuk dan banyaknya output yang dihasilkan. Klik di sini untuk lebih lengkap tentang pengertian dan unsur produktifitas.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan produktivitas?

Educa Studio punya beberapa tips bagi kamu yang ingin meningkatkan produktivitas, yuk simak penjelasannya:

1. Manajemen Waktu

Hasil produktifitas tidak selalu dipengaruhi oleh seberapa keras kamu bekerja. Terkadang, orang yang bekerja paling keras malah menjadi orang yang paling banyak membuang-buang waktu. Maka hal pertama yang harus dilakukan jika ingin bekerja dengan lebih produktif adalah dengan memperbaiki Manajemen Waktu. Kalian bisa menggunakan matrix time management dari Eisenhower, yaitu dengan membuat prioritas berdasarkan hal yang "Penting" dan "Mendesak". Berikut penggambarannya:

2. Planning

Membuat action planning penting untuk meningkatkan produktivitas. Tentukan apa saja goals yang ingin dicapai beserta durasinya, dalam perencanaan juga harus spesifik, realistik, dan juga sederhana. Bisa juga menyusun planning dengan mengacu pada teknik Kaizen yang memiliki arti "Berubah menjadi lebih baik" atau "Perbaikan terus-menerus".

Kalian bisa memulainya dengan yang paling sederhana, yaitu membuat To Do List seperti contoh di bawah ini jika kalian belum terbiasa membuat action plan yang detail.

3. Upgrade Skill

Sebelum membahas lebih lanjut, coba simak kisah dua penebang pohon berikut:

Ada dua orang penebang pohon, mereka diberikan kapak yang tingkat ketajamannya sama kemudian diminta untuk lomba menebang pohon dengan batas waktu tertentu. Penebang pertama langsung memulai menebang pohon setelah diberikan kapak, sedangkan penebang kedua duduk sejenak dan mengasah kapaknya. Pada mulanya, jumlah pohon yang ditebang oleh penebang pertama lebih banyak. Akan tetapi, pada akhir perlombaan jumlah pohon yang ditebang oleh penebang kedua jauh lebih banyak dibandingkan penebang pertama dengan kualitas potongan yang lebih bagus pula.

Dari cerita di atas, dapat disimpulkan bahwa skills (kapak) sebagai alat sangat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas seseorang. Mulai upgrade softskill dan hardskillmu melalui berbagai pelatihan, kursus, webinar, maupun latihan serta belajar mandiri secara berkelanjutan.

4. Ubah produktivitas sebagai kebiasaaan

Suatu hal jika sudah menjadi kebiasaan, maka akan lebih mudah untuk menjadikannya sebagai rutinitas. Hal yang sama berlaku juga untuk produktivitas. Ketika kamu menjadikan produktivitas sebagai kebiasaan, kamu akan dapat mencapai hal yang lebih besar lagi dalam kehidupan profesional maupun personal.

Tidak mudah memang untuk menjadikan hal baru sebagai kebiasaan, bahkan paling cepat waktu yang dibutuhkan adalah 3 bulan. Akan tetapi hasil yang diperoleh pada akhirnya akan jauh lebih optimal dibandingkan hanya menerapkannya satu kali saja.

 

Jika kamu ingin bekerja dengan lingkungan yang produktif, maka Educa Studio adalah tempat yang pas buat kamu! Klik di sini untuk melihat kesempatan karir di Educa Studio.

Generasi muda kreatif!! Ayo kita bangun produk pendidikan yang CEMUMU (Cepat, Mudah, dan Muenyenangkan) bagi anak Indonesia dan dunia!

Bagikan artikel ini

Author :

N. R. Heditya

HRD Educa Studio