Top

8 Ide Aktivitas Edukasi Waspada Bencana Banjir untuk TK - PAUD

Oleh Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

  |  

19 Sep 2023

  |  

Edukasi

Anak-anak PAUD perlu belajar di sekolah tentang penanganan bencana banjir. Karena banjir bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Hanya saja, skala banjir di tiap daerah berbeda-beda. Namun, tidak ada salahnya jika anak-anak PAUD belajar bersikap waspada pada bencana banjir sebagai persiapan bila suatu saat terjadi bencana banjir di wilayah mereka.

Pembelajaran subtopik Penanganan Bencana Banjir juga dipelajari pada pembelajaran di PAUD dengan topik Aku Sayang Bumi (sesuai Kurikulum Merdeka Belajar).   

Inilah beberapa kegiatan sesuai Kurikulum Merdeka Belajar yang dapat dilakukan oleh anak-anak usia TK - PAUD agar mendapatkan pengetahuan serta pengalaman bila bencana banjir terjadi:

1. Edukasi Pengenalan Bencana

Edukasi pengenalan bencana biasa juga disebut sebagai edukasi prakondisi. Anak-anak PAUD mendapatkan edukasi tentang:

  • Pengenalan tentang air.
  • Manfaat air bagi kehidupan.
  • Cara menjaga kebersihan air / sungai.
  • Penyebab terjadinya banjir.
  • Gejala-gejala terjadinya banjir.
  • Sikap-sikap baik saat banjir terjadi.

Guru bisa menjelaskan beberapa poin di atas dengan media film, animasi, video pembelajaran, buku cerita, dan lainnya, agar anak-anak didik merasa gembira saat belajar.

2. Menceritakan Dongeng Edukasi

Media dongeng adalah media edukasi menarik yang bisa diaplikasikan kepada anak-anak didik. Guru bisa menceritakan fabel tentang bencana banjir dengan tokoh-tokoh hewan. Anak-anak didik akan belajar banyak hal dengan hati senang dan dengan daya imajinasinya saat mendengarkan atau menyaksikan guru yang mendongeng untuk mereka.

Koleksi Cerita Anak Interaktif (RIRI): Menyajikan Aneka Dongeng Edukasi dengan Berbagai Topik Menarik

 

3. Melakukan Permainan

Dengan bermain anak-anak didik akan banyak belajar dengan suka cita. Beberapa permainan sederhana yang bisa dilakukan anak-anak didik antara lain:

  • Bermain puzzle
    Permainan puzzle bergambar anak yang membuang sampah di tempat sampah, bapak pemadam kebakaran, peta jalur evakuasi di sekolah, dan lainnya akan menambah pengetahuan anak-anak dalam menanggulangi bencana banjir. Guru juga perlu memberikan penjelasan tentang gambar-gambar puzzle tersebut.
  • Permainan Memilih Perlengkapan Darurat.
    Siapkan beberapa benda, misalnya senter, tisu, jaket pelampung, makanan, sekotak permen, kotak P3K. Biarkan anak memilih benda-benda penting apa saja yang perlu dibawa saat terjadi bencana banjir.
  • Bermain Peran
    Ajak anak-anak didik melakukan permainan drama tentang aksi penyelamatan seorang pemadam kebakaran kepada korban bencana alam. Atau, ajarkan kepada anak tentang cara menelpon pemadam kebakaran dengan menggunakan handphone.

4. Edukasi Pengembangan Karakter tentang Cara Menjaga Kebersihan

Beberapa pengembangan karakter tentang cara menjaga kebersihan antara lain:

  • Pengenalan jenis-jenis tempat sampah.
  • Cara menjaga kebersihan / kesehatan saat terjadi banjir.
  • Menjelaskan pentingnya menjauhi air banjir yang kotor.
  • Menjelaskan cara mencuci tangan yang benar.

Ajak Anak Belajar Menjaga Alam Ciptaan Tuhan bersama KABI (Kisah Nabi)

 


Unduh Aplikasi KABI dengan Klik Gambar di Bawah Ini:

 

5. Memberikan Dukungan Emosional

Dukungan emosional perlu dilakukan pada anak-anak didik yang sedang mengalami situasi sulit karena bencana banjir yang baru saja menimpa mereka. Guru bisa membuka kesempatan kepada anak-anak didik untuk menceritakan keluh-kesah mereka, serta membuka kesempatan bagi mereka untuk bertanya segala sesuatu yang belum mereka pahami.

Guru harus menjawab semua pertanyaan serta menanggapi setiap cerita dengan tulus, penuh pengertian, empati, dan jujur.

Baca juga: Aktivitas di Satuan PAUD untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial-Emosional

6. Melakukan Praktik Evakuasi

Ajarkan kepada anak-anak didik tentang cara keluar dari ruangan dengan aman saat banjir terjadi. Jelaskan kepada anak-anak tentang barang-barang penting yang perlu dibawa saat mereka harus mengungsi, misalnya pakaian, selimut, makanan ringan, jaket pelampung, senter, dan obat-obatan saat harus mengungsi.

7. Edukasi yang Melibatkan Keluarga dan Masyarakat

Pihak sekolah bisa memberikan edukasi secara serentak dengan mengundang keluarga, masyarakat, dan pejabat-pejabat setempat, yaitu seminar dengan tema pencegahan dan penanggulangan bencana.

Pihak sekolah bisa mengundang narasumber yang berkompeten dan berpengalaman agar terjadi koordinasi yang baik antara pihak sekolah, keluarga, masyarakat, dan pejabat setempat untuk mengadakan gerakan pencegahan bencana dan membuat koordinasi yang solid bila bencana banjir terjadi.

Baca juga:
1. RPPH ( Modul Ajar ) Lengkap Kurikulum Merdeka PAUD - TK
2. Permainan PAUD - TK Terlengkap Media Belajar Bermain di Kurikulum Merdeka

8. Mengadakan Monitoring dan Evaluasi secara Rutin dan Berkala

Bencana alam bisa terjadi kapan saja. Pihak sekolah perlu melakukan beberapa hal ini dalam rangka monitoring dan evaluasi:

  • Mengecek ulang tas keselamatan (yang berisi makanan kecil, senter, kotak P3K, dan lainnya). Pastikan semua peralatan berfungsi dengan baik dan makanan serta obat-obatan tidak ada yang kadaluarsa.
  • Melakukan simulasi penanggulangan bencana banjir secara rutin dan berkala melalui aneka aktivitas yang menyenangkan.
  • Rutin mengingatkan anak-anak didik akan pentingnya menjaga kebersihan.

Semoga aktivitas-aktivitas di atas bisa membuat anak-anak didik semakin hebat dalam mencegah terjadinya bencana banjir dan melakukan yang terbaik demi keselamatan diri serta keluarga bila terjadi bencana banjir.


Sumber Referensi:

1. Freepik.com. (2022). Asian family environment conservation volunteer help keep clean up [1]

Bagikan artikel ini

Author :

Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

Kak Zepe adalah pencipta lagu edukasi, pengajar di SD Olifant Sleman DIY, dan penulis artikel edukasi dan parenting.