Top

Apakah Anak yang Aktif Adalah Anak yang Cerdas?

24 Januari 2023

Apakah sang buah hati aktif bergerak? Apakah ia gemar melakukan variasi aktivitas 'ini dan itu' secara bergantian? Dilansir dari Pbcexpo.com.au, seorang pakar anak mengatakan:'

“Bayi aktif yang memiliki pengalaman melakukan gerakan-gerakan awal yang benar di tahun pertamanya, akan memiliki koordinasi, konsentrasi, ingatan, perilaku, dan persepsi yang lebih baik seiring bertambahnya usia.”

Anak yang sangat aktif bergerak adalah salah satu ciri anak yang cerdas. Namun, tentu saja ia perlu mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari orang tua, agar setiap aktivitas yang ia lakukan bisa mendukung aneka kecerdasannya. Ayah dan Bunda juga perlu melakukan beberapa tes dan penanganan (treatment) praktis, untuk memastikan bahwa ia benar-benar anak yang cerdas, bukan karena ia menyandang suatu ‘ketidakmampuan’ dalam dirinya.

1. Memiliki Daya Imajinasi Tinggi

Melamun sangatlah berbeda dengan saat anak sedang berimajinasi. Anak yang melamun biasanya memiliki tatapan atau pikiran yang kosong, sedangkan anak yang berimajinasi memiliki gambaran yang ia anggap begitu nyata, walaupun terkadang terlalu dilebih-lebihkan.

Saat si kecil sedang bermain, Ayah dan Bunda bisa mengamatinya. Ia akan bermain dengan konsentrasi yang tinggi, tapi apa yang ia katakan benar-benar seru dan seakan-akan menggambarkan suatu kejadian yang nyata.

Saat ia menggambar, apa yang ia ciptakan benar-benar memiliki makna. Bila Anda menanyakan apa arti karya gambarnya, ia bisa menceritakan dengan kata-kata yang baik.

Kembangkan daya imajinasi si kecil dengan mengajaknya mendengarkan koleksi dongeng RIRI, Cerita Anak Interaktif. Ada puluhan koleksi dongeng yang bisa dinikmati dalam bentuk podcast dengan mengklik gambar di bawah ini (di aplikasi noice.id)

2. Punya Daya Ingat yang Baik

Kemampuan anak cerdas dalam mengingat sesuatu tidak perlu diragukan. Ayah dan Bunda bisa melakukan beberapa cara untuk mengetahui daya ingat anak, yaitu:

  • Ajaklah si kecil mendengarkan lagu dan menyanyikan lagu tersebut. Setelah mendengarkan sebuah judul lagu beberapa kali, bila ia bisa mengingat syairnya dan mampu menyanyikannya dengan baik, maka ia adalah anak yang cerdas.
  • Tanyakan pada si kecil tentang aktivitas apa saja yang ia lakukan dalam sehari. Bila ia bisa mengungkapkannya atau menceritakannya secara terperinci, maka si kecil adalah anak yang cerdas.
  • Bisikan sebuah kalimat pendek di telinga si kecil, lalu mintalah ia untuk mengulanginya. Bila si kecil bisa mengulangnya dengan tepat, maka ia adalah anak yang cerdas.

Ayah dan Bunda juga bisa mengajaknya bermain dan belajar dengan media flash-card. Mintalah ia menyebutkan kata pada beberapa gambar di flash-card. Bila ia bisa dengan mudah menjawab atau menyebutkannya, berarti ia memiliki kecerdasan yang tinggi. Berikut ini adalah beberapa contoh flash-card yang bisa menjadi sarana belajar. 

3. Memiliki Curiosity yang Tinggi

Memiliki curiosity atau rasa ingin tahu yang tinggi adalah salah satu ciri anak yang cerdas. Ia suka menanyakan banyak hal kepada orang tuanya. Agar rasa ingin tahunya bisa tersalurkan dengan baik, Ayah dan Bunda bisa mengajak si kecil melakukan beberapa aktivitas ini:

  • Membaca buku dan melakukan tanya jawab tentang isi buku tersebut.
  • Menjelajah alam dan siap menjawab aneka pertanyaan si kecil tentang apa yang ia lihat serta ia amati. Ayah dan Bunda juga bisa menanyakan banyak hal kepadanya.
  • Melakukan percobaan sains sederhana, mengajaknya berdisukusi, lalu meminta anak untuk membuat suatu kesimpulan.

Buku-buku yang bisa mengasah rasa ingin tahu anak adalah buku-buku edukatif, seperti yang ada di dalam gambar di bawah ini!

4. Gemar Mengemukakan Pendapat

Ia memiliki kemampuan berpikir yang sangat analitik. Ia gemar berpendapat. Namun, bila apa yang ia yakini tidak seperti yang ia dengar atau ia lihat, ia tidak keberatan untuk beradu pendapat. Treatment yang tepat agar keterampilannya dalam berpendapat bisa berkembang dengan baik adalah:

  • Hargailah setiap pendapatnya. Bila ada pendapat yang sekiranya kurang pas atau kurang tepat, Ayah dan Bunda bisa mengarahkannya dengan cara yang baik dan tutur kata yang lembut serta penuh kesabaran. Hindarilah menyalah-nyalahkan, apalagi dengan tempramen yang tidak stabil.
  • Ajaklah si kecil untuk berdiskusi untuk memutuskan suatu pilihan yang sederhana, misalnya tentang rencana liburan hendak ke mana, makan malam apa yang akan disantap nanti, dan lainnya.
  • Berikan pujian dan respon yang baik saat ia berpendapat. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam keterampilannya berpendapat.

5. Memiliki Kemampuan Berekspresi yang Baik

Saat mengekspresikan dirinya, ia bisa berkata-kata dengan tutur kata yang baik dan berbicara dengan kosakata tidak biasa (biasanya hanya dipahami atau diucapkan oleh orang-orang yang usianya lebih dewasa). Saat ia berbicara, ia bisa membuat mimik wajah yang sangat ekspresif dan gestur tubuh yang menarik.

Ayah dan bunda bisa melatih si kecil keterampilan dalam melakukan public speaking, berakting, atau story telling, agar keterampilannya ini bisa berkembang dengan lebih optimal.


Baca juga:

1. 9 Kegiatan Harian yang Mencerdaskan untuk Anak Usia 0-2 Tahun

2. Mendidik Anak "Zaman Now" Menjadi Cerdas dan Berkarakter

3. Tidur Berkualitas Membuat Anak Menjadi Cerdas


6. Ekstra Energi

Ia memiliki energi yang sangat ekstra dan tidak mudah lelah. Bila ia tidak banyak beraktivitas, ia malahan bisa merasakan ketidaknyamanan pada dirinya. Bahkan, beberapa diantara anak cerdas akan mengalami penurunan daya tahan tubuh bila tidak melakukan banyak aktivitas.

Agar kesehatan fisik dan mentalnya bisa terjaga dengan baik, Ayah dan Bunda bisa mengajak si kecil melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik akan sangat membantunya dalam menyalurkan energinya. Beberapa diantaranya adalah dengan berolahraga atau bermain di dalam maupun di luar ruangan.

Anak-anak paling suka melakukan gerak dan lagu. Agar energi si kecil bisa tersalurkan dengan baik, Ayah dan Bunda bisa mengajaknya melakukan gerak dan lagu. Lagu di bawah ini sangat baik dan seru untuk diperagakan oleh anak-anak.

Ayah dan Bunda tidak perlu terlalu khawatir, bila memiliki putra atau putri yang begitu aktif bergerak. Beberapa tes dan treatment di atas bisa menjadi pedoman untuk memastikan bahwa ia benar-benar adalah anak yang memiliki kecerdasan yang tinggi dan memberikan penanganan yang tepat sehingga kecerdasannya bisa berkembang dengan baik. Jangan lupa pula, untuk tetap tekun mengembangkan karakter serta kecerdasan emosinya. Semangat!

     Sumber Referensi:

  1. Pbcexpo.com. (2022). Why active babies make smart kids [1]
  2. Freepik.com. (2022). Man toddler drawing together home [2]
  3. Freepik.com. (2022). Happiness pleasure asian lovely family enjoy watch cheer up [3]

Author :Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

Kak Zepe adalah pencipta lagu edukasi, pengajar di SD Olifant Sleman DIY, dan penulis artikel edukasi dan parenting.