Top

Penting! Inilah 6 Cara agar si Kecil Memahami Minat dan Bakatnya

20 November 2022

Sebagai guru, saya sering bertanya kepada siswa, “Apakah bakat yang kalian miliki?” Beberapa siswa dapat menyebutkan bakat-bakat mereka. Namun, ada saja beberapa siswa dalam satu kelas merasa bingung dan ragu akan bakat yang mereka miliki. Dengan kata lain, beberapa dari mereka merasa tidak memiliki bakat.

Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan. Padahal, banyak siswa merasa lebih bangga pada diri sendiri atau merasa lebih percaya diri saat mereka bisa mengembangkan bakat dan memiliki kesempatan untuk menampilkan apa yang menjadi keahlian mereka. Dilansir dari website Youaremom, penulis berpendapat bahwa:

“Mengetahui kemampuan atau bakat dalam diri kita adalah sesuatu yang bermanfaat untuk membangun harga diri yang positif. Terlebih lagi, bila kita mendapatkan pengakuan eksternal atau sebuah kinerja yang baik. Hal ini akan meningkatkan rasa cinta diri yang positif.”

Melalui artikel ini, Ayah dan Bunda akan diajak untuk memahami cara mengetahui bakat dan minat anak, sehingga anak akan semakin termotivasi untuk mengembangkan bakatnya seiring dengan rasa percaya diri yang semakin bertumbuh dalam diri anak. Rasa percaya yang besar inilah yang nantinya bisa membuat anak semakin berkembang dalam kecerdasan majemuknya. Inilah beberapa cara mengetahui bakat dan minat anak dan pola asuh yang perlu Ayah dan Bunda berikan:

1. Mengamati Jenis Konten yang Sering Dikonsumsi 

Jenis konten yang dimaksud di sini bisa berupa gim, video youtube, film, dan lainnya. Bila anak sering bermain gim tentang olahraga, berarti ia memiliki minat di bidang tersebut. Ayah dan Bunda tinggal menganalisa jenis olahraga apa yang ia suka.

Contoh cabang olahraga yang beragam bisa ditemukan di gim Marbel Olahraga, yang bisa menjadi inspirasi bagi orang tua dan anak. Kira-kira, cabang olahraga apa yang mejadi favorit si kecil?

Bila anak sering menonton video di kanal youtube tentang dunia sejarah, berarti dia memiliki minat di bidang sejarah. Sebagai orang tua, tentu saja Anda perlu memfasilitasi apa yang menjadi minat anak tersebut, misalnya dengan membelikan buku-buku atau media lain yang berhubungan dengan apa yang menjadi minat anak tersebut. 

Di era digital seperti sekarang, apa yang menjadi minat anak juga bisa menjadi suatu profesi yang unik bila dikolaborasikan dengan kreatifitas di bidang teknologi informasi. Siapa tau kelak ia bisa menjadi seorang v-logger terkenal dalam bidang sejarah atau di bidang lain yang ia minati. 

Ajak pula anak untuk bergabung di dalam sebuah komunitas atau kursus, yang bisa menjadi tempat belajar tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk aneka keperluan. Salah satu yang sedang banyak diminati oleh anak-anak, pengajar, siswa, mahasiswa, dan para pencari kerja adalah platform Gamelab.id. Platform ini sangat dipercaya dapat mengembangkan sumber daya manusia agar semakin terampil memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan edukasi, produksi produk aplikasi atau website, bisnis, dan aneka keperluan lainnya.   

gamelab.id cover

2. Menyediakan Waktu Beraktivitas Bersama

Cara inilah yang paling efektif untuk mengetahui bakat anak. Dengan menemani anak bermain bersama, belajar bersama, menggambar bersama, dan melakukan aktivitas lainnya, orang tua bisa melakukan pengamatan secara lebih mendalam.

Bila si kecil memiliki bakat di bidang musik, biasanya ia akan merasa nyaman saat mendengar alunan musik, mencoba memainkan alat musik, mengikuti gaya penyanyi tertentu, dan lainnya. Kebiasaan ini akan dilakukan anak tidak hanya sebentar saja. Namun, bisa dalam jangka waktu yang lama, karena anak semakin merasa penasaran dengan bidang yang ia minati. Ia akan bersemangat untuk mengembangkannya, karena ia merasa memiliki kemampuan dan percaya diri untuk melakukannya dengan baik dan bahkan bisa menjadi lebih baik.

Saat beraktivitas bersama, Ayah dan Bunda bisa mengajak si kecil menonton dongeng edukasi di bawah ini! Bagus sekali untuk mengembangkan karakter anak dengan cara yang menyenangkan!

 

3. Memberikan Kesempatan pada Anak Mencoba dan Belajar Hal-Hal Baru

Anak-anak biasanya masih memiliki rasa penasaran yang tinggi. Ia mudah merasa penasaran untuk mencoba dan belajar hal-hal baru. Dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba dan belajar hal-hal baru, anak akan termotivasi untuk terus belajar tanpa ada rasa takut mengalami kegagalan atau “disalah-salahkan”. Hal ini akan memacu semangatnya untuk terus belajar mengembangkan dirinya.

Bila ia belum pernah bermain tenis, tidak ada salahnya Anda mengajak si kecil bermain tenis bersama. Siapa tahu, setelah ia bermain tenis secara rutin, ia bisa menikmati aktivitas tersebut, lalu menjadi sebuah kegemaran, dan suatu saat bisa meraih prestasi.

4. Memahami Aktivitas Apa yang Anak Suka dan Tidak Suka

Saat suasana santai, saat liburan bersama, atau saat makan bersama, Ayah dan Bunda bisa mengajak ngobrol si kecil tentang aktivitas kegemaran atau yang ia suka dan aktivitas apa yang tidak ia suka. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui apakah aktivitas yang sering ia lakukan benar-benar disukai atau tidak.

Bila ia benar-benar menyukai suatu aktivitas, tentu saja Anda perlu mendukung dan menyemangatinya, agar tetap rutin melakukan aktivitas tersebut. Namun, bila ia tidak menyukai suatu kegiatan tertentu, padahal Anda sangat berharap bahwa si kecil bisa mengembangkan kemampuannya itu, tentu saja Anda perlu mempertimbangkannya kembali. Ayah dan Bunda bisa mendiskusikannya dengan orang-orang yang dekat si kecil atau guru di tempat anak belajar.

Bagaimanapun, bakat, keterampilan, dan bahkan karakter anak bisa tumbuh dengan lebih optimal bila si kecil terbiasa melakukan apa yang ia suka. Namun, bila ia sering diminta melakukan sesuatu yang tidak ia gemari, tentu saja bisa menghambat perkembangan anak, karena anak bisa mengalami masalah secara mental.

Ajak anak untuk bermain aneka gim dalam aplikasi "Belajar TK dan PAUD bersama Marbel", agar anak-anak merasa senang, serta bisa meningkatkan kecerdasannya.

5. Mengajak si Kecil untuk Mengikuti Tes Online Deteksi Minat dan Bakat Anak

Ayah dan Bunda bisa mengajak anak mengikuti tes online untuk mendeteksi minat dan bakat anak. Beberapa situs yang menyediakan tes minat dan bakat anak adalah sebagai berikut:

6. Melakukan Konsultasi dengan Pihak Sekolah dan Lembaga Terkait

Ayah dan Bunda bisa melakukan komunikasi secara intens dengan guru kelas. Guru kelas biasanya sangat memahami peserta didiknya. Beberapa siswa yang merasa nyaman dengan guru kelasnya bisa bersikap terbuka dan mungkin pernah menceritakan kegemaran atau minat mereka. Guru kelas biasanya juga sering mengamati kegiatan siswa-siswanya sehari-hari. Guru kelas biasanya tahu siswa-siswa yang memiliki suara emas, memiliki kemampuan yang baik dalam menggambar, mampu membuat kreasi kerajinan tangan dengan sangat indah serta rapi, dan kemampuan unik lain yang mereka miliki.

Selain itu, Ayah dan Bunda bisa berkonsulitasi dengan guru Bimbingan Konseling (Guru BK). Guru BK yang berkualitas biasanya memiliki beberapa cara untuk mengetahui bakat dan minat siswa, misalnya dengan melakukan observasi secara langsung atau melalui suatu tes minat dan bakat siswa.

Ayah dan Bunda, semakin cepat anak memahami bakat yang ia minati, maka semakin besar pula waktu serta kesempatan untuk mengembangkannya. Semoga tips ini bermanfaat.


Sumber Referensi:

       1. Youaremom. (2020). The importance of stimulating your children's talents [1]

       2. Freepik. (2022). Happy excited primary school student with uniform raise her arm during online class [2]

       3. Freepik. (2022). Young child with music skills playing violin [3]

       4. Freepik. (2022). Serious young asian executive listening-male [4]

Author :Kak Zepe (ZP. Heru Budhianto. KP)

Kak Zepe adalah pencipta lagu edukasi, pengajar di SD Olifant Sleman DIY, dan penulis artikel edukasi dan parenting.